Sabtu, 01 Juli 2017

KAYA TANPA MODAL



Oleh: AlHawariyun

Banyak sekali pengusaha yang jatuh bangun hingga prosesnya mencapai 25 tahun, diantaranya dikarenakan  berusaha memenuhi semua peluang yang ada, namun tapa mereka sadari justru merambah ke segala usaha itu yang membuat mereka jatuh bangun  karena pengalaman dan modal yang pas dan akhirnya jatuh sampai ke modal yang pas-pasan kemudian keteteran menangani segala resiko kerugian dan perputaran uang dan berakhir pada kebuntuan karena uang tidak ada sudah digunakan untuk permodalan materi peluang usaha baru.
Sering kali hal ini tidak bisa terkontrol dan sudah terlanjur jatuh pada usaha yang beresiko down mental dan tidak memiliki uang yang terkumpul.
Banayak cara menjadi kaya mendadak tanpa harus usaha dengan  terburu-buru mengejar uang yang ujung nya pada hasil tidak memiliki persedian uang yang cukup dan mental yang down.
Terburu-buru menjadi kaya akan menjadikan hasil yang sebaliknya. Ingat segala seuatu yang dikerjakan dengan terburu-buru adalah perbuatan syaiton kecuali tiga hal.

1. Focus pada pengendalian uang
Hal terpenting adalah focus pada pengendalian dan pengelolaan uang, siapa bilang orang berpenghasilan biasa tidak bisa menjadi kaya raya. Jawabanya adalah bisa dengan cara mengendalikan uang. Orang yang bermental miskin adalah orang yang tidak bisa mengendalikan pengeluaran uang. Orang tipe ini akan jatuh pada hal sama.
Semisal jika kita amati orang disekitar kita atau yang paling dekat adalah keluarga.
“Berapakah uang terbesar yang mereka punya..?”
Jika kita melihat salah satu saudara dari kita pernah memegang uang paling besar kira-kira 3juta, percayalah dia akan mengulanginya terus menerus sepanjang untuk menghabiskan uang 3jt tersebut sepanjang  hidupnya jika tidak didsadari.
Ketika sudah ada uang 3jt. Ia akan segera menghabiskanya dengan deretan jadwal konsumsi yang sudah dipersiapkan untuk menghabiskan uang 3jt yang ia miliki tersebut.

2. Focus pada pemasukan dan kebermanfaatan
Banyak kejadian dalam lingkungan kita yang membuat kita smakin terperosok jika tidak mempunyai prinsip. Ingat jika ingin lain dari yang lain maka lakukan sesuatu yang lain dari yang lain juga. Semua orang diberikan waktu yang sama yaitu 24 jam. Diantara waktu yang sama itu ada beragam kegiatan hal yang dilakukan manusia berbeda-beda. Si pemalas mungkin pada jam 9 sedang tertidur, si seniman mungkin pada jam yang sama sedang melukis, si penghafal al-quran pada jam yang sama juga mungkin sedang menghafalkan al-quran. Sehingga hasil yang dilakukan juga sama.
Apapun yang sedang anda jalani sekarang jka ingin menghasilkan hal yang berbeda maka lakukanlah hal yang berbeda dari pada yang lain juga.
a. jika yang lain sedang focus pada konsumtif
lakukan kegiatan yang berbeda jika ingin menghasilkan hal yang berbeda. Seperti analogi orang yang mendapatkan nilai 10 dengan orang yang mendapat nilai 0. Pada jam yang sama orang yang rajin sedang belajar namun orang pemalas sedang senang-senang menghabiskan waktu luangnya.
b. jika yang lain sedang melkukan kegiatan produktif
cobalah untuk meniru kegiatan yang positif lalu kemudian memberikan nilai tambah yang membuat kita semangat untuk bersaing. Banyak hal yang telah dilakukan pemerintah utnuk membperoleh sumber daya manusia yang berkualitas diataranya membuat kesetaraan pendidikan dengan kurikulum begitu juga dengan kehidupan yang memerlukan berbagai terobosan standar kualitas. Meniru hal yang baik adalah salah satu cara untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

3. Focus pada penciptaan dan karya seni
Focus pada barang penciptaan adalah suatu kegiatan yang produktif, memiliki kebermanfaatan adalah isi dari penciptaan dan karya seni itu sendiri.
Banyak sekali hal yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan kegiatan positif seperti penciptaan dan karya seni sebagai contoh adalah menciptakan karya seni berupa karya buku atau lukisan atau lagu.
Buku adalah barang yang sangat bermanfaat yang member identitas diri. Banyak juga orang yang sukses dari menulis buku, setidaknya mampu berbagi, berbagai ilmu pengetahuan dan pengalaman. Buku yang bisa kita ciptakan bisa berupa buku non fiksi ataupun non fiksi.
Tapi satu hal yang perlu kita ingat kita harus mampu menghabiskan waktu kita untuk menulis. Ingat orang yang berbeda dengan orang lain juga memiliki kegiatan yang berbeda. Jika teman anda sedang berlinur atau bersenang-senang dimall atau game center anda perlu ingat orang yang mendapatkan niali 10 akan melakukan kegiatan yang berbeda dengan orang yang mendapatkan nilai 0.

4. Focus pada silaturahmi
Jika kita sering bersilaturahmi kita akan mendapatkan banyak teman. Namun hendaknya kegiatan social ini untuk bisa menyaringnya. Karena banyak sekali orang yang akan mengalihkan jalan kita menuju jalan yang salah. Pilihlah orang sejalan denganmu, sejalan dengan pikiranmu dan mendukungmu. Karena itu akan menambah mental dan semangat serta memeperbanyak menuju harapan yang sedang engkau capai. Namun adakalanya anda akan menajdi sendirian untuk diuji betapa kuat dan keteugahan hati sudara untuk mendapatkan yang di inginkan.

5. Focus pada hal mudah
Analogi yang kita pakai adalah ketika kita sedang ujian didalam kelas diberikan beberapa waktu, ya, jika kita terlebih dahulu mengerjakan pekerjaan yang susah maka kita sering kali tidak mendapat nialai apa-apa, alhasil kita akan mendapatkan nilaii nol karena mengabaikan soal-soal yang mudah. Sebaiknya kita mengerjakan hal yang mudah terlebih dahulu begitu juga dalam kehidupan.
Sebagai contoh jika dirasa mudah bekerja sebgai pedagang bakso maka kerjakan hal mudah tersebut. Atau jika lebih mudah bekerja ikut orang lain sebelum berwira usaha segaera kerjakan hal mudah tersebut. Lewati dengan cepat dan segera kerjakan hal yang sulit.
Selamat mencoba, salam sukses slalu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar