Oleh: AlHawariyun
Banyak sekali
pengusaha yang jatuh bangun hingga prosesnya mencapai 25 tahun, diantaranya
dikarenakan berusaha memenuhi semua
peluang yang ada, namun tapa mereka sadari justru merambah ke segala usaha itu
yang membuat mereka jatuh bangun karena
pengalaman dan modal yang pas dan akhirnya jatuh sampai ke modal yang pas-pasan
kemudian keteteran menangani segala resiko kerugian dan perputaran uang dan
berakhir pada kebuntuan karena uang tidak ada sudah digunakan untuk permodalan
materi peluang usaha baru.
Sering kali
hal ini tidak bisa terkontrol dan sudah terlanjur jatuh pada usaha yang
beresiko down mental dan tidak memiliki uang yang terkumpul.
Banayak cara
menjadi kaya mendadak tanpa harus usaha dengan
terburu-buru mengejar uang yang ujung nya pada hasil tidak memiliki
persedian uang yang cukup dan mental yang down.
Terburu-buru menjadi kaya akan
menjadikan hasil yang sebaliknya. Ingat segala seuatu yang dikerjakan dengan
terburu-buru adalah perbuatan syaiton kecuali tiga hal.
1. Focus pada pengendalian uang
Hal terpenting
adalah focus pada pengendalian dan pengelolaan uang, siapa bilang orang
berpenghasilan biasa tidak bisa menjadi kaya raya. Jawabanya adalah bisa dengan
cara mengendalikan uang. Orang yang bermental miskin adalah orang yang tidak
bisa mengendalikan pengeluaran uang. Orang tipe ini akan jatuh pada hal sama.
Semisal jika kita amati orang
disekitar kita atau yang paling dekat adalah keluarga.
“Berapakah uang terbesar yang
mereka punya..?”
Jika kita melihat salah satu
saudara dari kita pernah memegang uang paling besar kira-kira 3juta, percayalah
dia akan mengulanginya terus menerus sepanjang untuk menghabiskan uang 3jt
tersebut sepanjang hidupnya jika tidak
didsadari.
Ketika sudah ada uang 3jt. Ia akan
segera menghabiskanya dengan deretan jadwal konsumsi yang sudah dipersiapkan
untuk menghabiskan uang 3jt yang ia miliki tersebut.
2. Focus pada pemasukan dan kebermanfaatan
Banyak kejadian
dalam lingkungan kita yang membuat kita smakin terperosok jika tidak mempunyai
prinsip. Ingat jika ingin lain dari yang lain maka lakukan sesuatu yang lain
dari yang lain juga. Semua orang diberikan waktu yang sama yaitu 24 jam. Diantara
waktu yang sama itu ada beragam kegiatan hal yang dilakukan manusia
berbeda-beda. Si pemalas mungkin pada jam 9 sedang tertidur, si seniman mungkin
pada jam yang sama sedang melukis, si penghafal al-quran pada jam yang sama
juga mungkin sedang menghafalkan al-quran. Sehingga hasil yang dilakukan juga
sama.
Apapun yang sedang anda jalani
sekarang jka ingin menghasilkan hal yang berbeda maka lakukanlah hal yang
berbeda dari pada yang lain juga.
a. jika yang lain sedang focus pada
konsumtif
lakukan
kegiatan yang berbeda jika ingin menghasilkan hal yang berbeda. Seperti analogi
orang yang mendapatkan nilai 10 dengan orang yang mendapat nilai 0. Pada jam
yang sama orang yang rajin sedang belajar namun orang pemalas sedang
senang-senang menghabiskan waktu luangnya.
b. jika yang lain sedang melkukan
kegiatan produktif
cobalah untuk
meniru kegiatan yang positif lalu kemudian memberikan nilai tambah yang membuat
kita semangat untuk bersaing. Banyak hal yang telah dilakukan pemerintah utnuk
membperoleh sumber daya manusia yang berkualitas diataranya membuat kesetaraan
pendidikan dengan kurikulum begitu juga dengan kehidupan yang memerlukan
berbagai terobosan standar kualitas. Meniru hal yang baik adalah salah satu
cara untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.
3. Focus pada penciptaan dan karya seni
Focus pada
barang penciptaan adalah suatu kegiatan yang produktif, memiliki kebermanfaatan
adalah isi dari penciptaan dan karya seni itu sendiri.
Banyak sekali
hal yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan kegiatan positif seperti
penciptaan dan karya seni sebagai contoh adalah menciptakan karya seni berupa
karya buku atau lukisan atau lagu.
Buku adalah
barang yang sangat bermanfaat yang member identitas diri. Banyak juga orang
yang sukses dari menulis buku, setidaknya mampu berbagi, berbagai ilmu
pengetahuan dan pengalaman. Buku yang bisa kita ciptakan bisa berupa buku non
fiksi ataupun non fiksi.
Tapi satu hal
yang perlu kita ingat kita harus mampu menghabiskan waktu kita untuk menulis. Ingat
orang yang berbeda dengan orang lain juga memiliki kegiatan yang berbeda. Jika teman
anda sedang berlinur atau bersenang-senang dimall atau game center anda perlu
ingat orang yang mendapatkan niali 10 akan melakukan kegiatan yang berbeda
dengan orang yang mendapatkan nilai 0.
4. Focus pada silaturahmi
Jika kita
sering bersilaturahmi kita akan mendapatkan banyak teman. Namun hendaknya
kegiatan social ini untuk bisa menyaringnya. Karena banyak sekali orang yang
akan mengalihkan jalan kita menuju jalan yang salah. Pilihlah orang sejalan
denganmu, sejalan dengan pikiranmu dan mendukungmu. Karena itu akan menambah
mental dan semangat serta memeperbanyak menuju harapan yang sedang engkau
capai. Namun adakalanya anda akan menajdi sendirian untuk diuji betapa kuat dan
keteugahan hati sudara untuk mendapatkan yang di inginkan.
5. Focus pada hal mudah
Analogi yang kita pakai adalah
ketika kita sedang ujian didalam kelas diberikan beberapa waktu, ya, jika kita
terlebih dahulu mengerjakan pekerjaan yang susah maka kita sering kali tidak
mendapat nialai apa-apa, alhasil kita akan mendapatkan nilaii nol karena
mengabaikan soal-soal yang mudah. Sebaiknya kita mengerjakan hal yang mudah
terlebih dahulu begitu juga dalam kehidupan.
Sebagai contoh jika dirasa mudah
bekerja sebgai pedagang bakso maka kerjakan hal mudah tersebut. Atau jika lebih
mudah bekerja ikut orang lain sebelum berwira usaha segaera kerjakan hal mudah
tersebut. Lewati dengan cepat dan segera kerjakan hal yang sulit.
Selamat mencoba, salam sukses
slalu!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar